25 Tanaman Hias Pembersih Udara di Kamar

Tanaman hias pembersih udara

Tahukah Anda jika ada beberapa tanaman hias yang mampu membersihkan atau menetralkan udara di dalam ruangan. Baik itu ruangan kantor tempat Anda bekerja atau ruangan di dalam rumah. Jika Anda ingin lebih gampang dan praktis, mungkin dengan membeli produk penetral ruangan bisa menjadi pilihan buat Anda, karena hanya tinggal semprot.

Namun, tahukah Anda jika itu mengandung bahan kimia. Sampai kapan pun Anda tidak akan bisa memungkiri jika yang alami itu pasti akan lebih baik. Apa lagi di rumah ada anak-anak. Selain manfaatnya untuk membersihkan udara dalam ruangan, tanaman hias ini juga mampu membuat suasana ruangan menjadi lebih hidup, serta mempercantik dekor ruangan Anda dan pastinya enak dipandang.

Tanaman filter udara tidak hanya cantik, tetapi bertindak untuk meningkatkan kualitas udara di sekitar. Udara kotor mengandung benzena, formaldehida, amonia, dan sebagainya berdampak negatif pada kesehatan kita. Sebagian besar tanaman ini cukup mudah dirawat, meskipun Anda memiliki jadwal yang sangat padat! Berikut beberapa daftar tanaman hias yang bermanfaat untuk membersihkan udara dalam ruangan Anda.

1. Sirih Gading

Sirih gading atau di Belanda juga dikenal dengan nama Devil’s Ivy, adalah sebuah tanaman hias yang biasanya diletakkan di dalam pot kecil yang digantung. Akan terlihat sangat indah. Ini termasuk tanaman monokotil dan doyan air. Tanaman ini dapat menyerap formaldehida, polusi di dalam ruangan, dan racun berbahaya lainnya yang berada di dalam ruangan. Sangat cocok diletakkan untuk Anda yang doyan merokok di rumah.

2. Aloe Vera

Tanaman ini juga dikenal sebagai lidah buaya, mampu membunuh bahan kimia berbahaya di udara seperti benzena dan formaldehida. Bagus jika ditanam dalam pot kecil dan ditempatkan di sudut-sudut ruangan.

3. Pakis Boston

Atau disebut juga pakis pedang adalah tanaman yang sangat umum ditemukan di Indonesia. Asalnya sebenarnya dari Amerika, Meksiko, India barat, dan Afrika, kemudian tanaman ini diperkenalkan dan dibawa ke Indonesia.

Tanaman yang tidak tahan panas dan bisa menyimpan asupan air yang cukup banyak ini biasa ditanam langsung di tanah, di dalam pot atau juga digantung. Ia dapat menyerap polusi udara dan membersihkan udara di dalam ruangan. Spesies ini juga mampu membersihkan dan melembapkan udara.

4. Monstera Deliciosa

Monstera deliciosa mampu meningkatkan kualitas udara dengan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen pada malam hari. Ia juga mampu menyerap formaldehyde di udara.

5. Lidah Mertua

Walau pun namanya agak unik, tanaman ini memberikan manfaat yang sangat baik dengan menyerap racun dalam udara. Lidah mertua mampu menyerap racun dan menyegarkan udara. Tanaman hias yang satu ini bisa ditanam di area luar ruangan. Memiliki daun yang keras, tegak dan ujungnya meruncing.

Dapat digunakan untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir serta kanker ganas. Namun, uniknya lagi ia ampuh menyerap polusi dan racun, sehingga cocok diletakkan di dalam pot dan disimpan di dalam ruangan. Tanaman ini mempunyai kemampuan mengubah CO2 menjadi oksigen dengan baik di malam hari. Selain itu, tanaman ini juga membersihkan metana di udara. Pastikan ada sinar matahari untuk tanaman cantik ini.

6. Dracaena

Spesies Dracaena (sanderiana dan marginata) menjadi filter udara yang membeku. Bagi Anda yang tidak sering membuka jendela dengan teratur, memiliki Dracaena di dalam rumah dapat membantu menyegarkan udara dalam ruangan.

7. Tanaman Spider

Salah satu keuntungan dari tanaman laba-laba ini adalah bahwa ia memiliki penyerapan racun udara yang sangat tinggi. Dalam dua hari, tanaman ini mampu menyerap racun di udara hingga 90%.

8. Ficus Benjamina atau Beringin

Umumnya Ficus atau Beringin berasal dari Asia Tenggara, akan tetapi apabila tumbuh di dalam ruangan tanaman ini dapat bertahan di segala iklim. Biasanya tanaman ini dapat tumbuh tinggi di alam bebas tapi trend sekarang banyak pohon beringin yang dibuat bonsai, khususnya jenis beringin berdaun loreng (variegata) yang sangat digemari oleh pecinta tanaman indoor. Siapa sangka tanaman yang satu ini juga mampu membersihkan udara dalam ruangan.

9. Peace Lily atau Spathiphyllum

Dari namanya lily, bukan berarti spesies ini sejenis bunga lily, tetapi dari keluarga berbeda. Peace lily menjadi salah satu dari sedikit tanaman hias pembersih udara yang dapat berbunga di dalam ruangan. Satu dari sedikit tanaman yang terbaik dalam menyaring formalin, dan juga zat benzena serta zat VOCS tertentu yang dikeluarkan dari produk pembersih ruangan, menjadikan peace lily menjadi tanaman baik untuk ditempatkan di kantor Anda.

Tanaman ini juga dapat tumbuh baik meskipun kekurangan cahaya, bahkan lebih baik menyimpannya di indoor daripada outdoor. Berhati-hatilah, karena di balik keindahannya, peace lily beracun, dapat mengiritasi kulit apabila dipegang serta menimbulkan sakit kepala apabila dimakan. Apabila Anda pemilik binatang peliharaan atau mempunyai anak yang masih kecil, sangat disarankan untuk menaruhnya di tempat yang aman.

10. Schefflera atau Umbrella Plants

Schefflera sangat mudah dikenali karena mereka sangat berkilau, daun yang terlihat kokoh dan berbentuk oval. Orang awam bahkan akan menganggapnya tanaman palsu. Tanaman Payung ini sangat tahan banting dan berumur panjang, oleh sebab itu Schefflera dapat menjadi investasi yang baik, asal Anda tetap menjaga daunnya bersih dari debu yang menempel.

Selain bentuknya yang bagus, tumbuhan ini juga dikenal karena kehebatannya membersihkan udara dari racun yang menjijikan seperti benzena, formalin, dan toluena. Sangat baik untuk pembersih udara di rumah apabila ada anggota keluarga yang merokok.

11. Bamboo Palm

bambu hias

Banyak mitos mengenai tanaman ini, bamboo palm dipercaya menarik kebahagian dan kesehatan, bahkan membawa hoki bagi pemiliknya. Jika Anda depresi atau stress, bamboo palm akan menjadi tanaman tepat untuk Anda tanam. Tanaman ini menghasilkan bunga dan buah kecil, juga kemampuan hebatnya menjadi tanaman hias pembersih udara untuk menyaring benzena dan trichloroethylene (penyebab penyakit parkinson). Bamboo palm sebaiknya ditempatkan di dekat furniture kayu karena sangat baik dalam menyaring formalin.

12. Chrysanthemum atau Bunga Krisan

Penelitian NASA menyebutkan bahwa tanaman krisan ialah juaranya tanaman pembersih udara. Bunga krisan dapat menyerap amonia, benzena, formalin dan xylene dari udara ruangan. Sebaiknya ditanam di luar sampai selesai bunganya mekar, lalu setelah itu baru dapat disimpan dalam ruangan.

13. Dracaena Reflexa atau Song of India

Spesies ini berasal dari hutan tropis di Madagaskar, Mauritius dan sekitarnya. D. Reflexa sangat populer sebagai tanaman hias dikarenakan daunnya yang berwarna hijau dan dibatasi oleh warna putih atau kuning. Sangat mudah dipelihara karena tidak begitu rentan dengan pencahayaan kurang maupun berlebih. Tumbuhan ini dapat menyerap formalin, toluena, dan xylene.

14. Honeysuckle atau Kamperfuli

Tanaman yang berasal dari Eropa ini sangat digemari karena warna dan bentuk bunganya yang indah. Untuk indoor, tanaman hias pembersih udara ini sulit untuk dipelihara dikarenakan membutuhkan sinar matahari yang banyak. Akan tetapi, apabila sudah dibonsaikan kebutuhan akan sinar matahari dapat kita kurangi sehingga banyak honeysukle yang dibonsai dan dipajang sebagai ornamen dekorasi rumah atau kantor.

Mitos mengatakan tanaman ini dapat membawa keberuntungan dalam bidang keuangan serta perlindungan dari kejahatan. Sebagian orang percaya apabila memerat honeysuckle dan mengoleskan airnya ke jidat dapat memberi kekuatan psikis. Katanya, wangi tumbuhan ini juga dapat menajamkan intuisi. Banyak yang menjadikan daun honeysukle sebagai teh karena dipercaya bisa menyembuhkan flu, demam dan juga mengeluarkan racun dalam tubuh.

15. Anthurium

Anthurium memang terlihat sangat indah dan bunganya juga terlihat sangat eksotis. Bukan hanya bentuknya yang cantik, daunnya juga dapat menyaring Ammonia, formalin, toluena, dan xylene. Tanaman hias pembersih udara ini sangat cocok disimpan di kantor karena akan mencerahkan suasana dan mood Anda dalam bekerja.

16. Lavender

Meskipun tidak termasuk kedalam tanaman pembersih udara, tanaman lavender ini mempunyai kemampuan hampir serupa yaitu mengeluarkan zat yang bisa membuat kita rileks, membantu sulit tidur dan menyembuhkan sakit kepala. Akan sangat bagus jika Anda menyimpan lavender di dalam kamar.

17. Dracaena red-edged atau Dracaena Sisi Merah

Tanaman hias pembersih udara satu ini sangat baik dalam membuang zat xylene, trichloroethylene dan formalin di udara yang dihasilkan dari vernis furniture kayu dan bensin. Dengan warna merah di ujung membuat tanaman ini terlihat sangat cantik, dan tentunya akan membuat ruangan Anda tampak lebih indah.

18. English Ivy atau Hedera Helix

Tanaman ini adalah spesies penyerbu yang dapat dengan cepat tumbuh menutupi rumah Anda apabila tidak rajin pangkas. Tetapi apabila diletakkan di dalam, rumah pertumbuhannya tidak akan terlalu cepat. Kemampuan tanaman ini adalah untuk menyaring udara di dalam ruangan.

Warnanya beragam jenis, tanaman ini tumbuh merambat serta dapat membersihkan udara. Tanaman ini berbentuk superversatile yakni dapat tumbuh pada banyak media. Perawatannya juga cukup gampang, cukup menyiramnya setiap hari.

19. Anggrek atau Phaeleonopsis Orchids

Anggrek dapat menyaring udara dari polusi xylene yang ditemukan pada lem dan cat sehingga tanaman ini menjadi favorit menjadi hadiah untuk orang yang sedang renovasi rumah baru. Tidak seperti tanaman lain, anggrek menghasilkan oksigen di malam hari, sangat cocok disimpan di kamar tidur Anda.

Anggrek terkenal dengan reputasinya karena sulit untuk dipelihara. Namun jika ditanam dengan teknik yang tepat, bukan tidak mungkin bila tanaman indah yang satu ini dapat hidup dengan rindang. Janganlah terlalu banyak disiram dan juga terlalu banyak terkena matahari. Sebenarnya orchids lebih baik dibiarkan saja dan disiram apabila tanahnya sudah benar-benar kering dan disimpan di tempat yang tidak terlalu terekspos matahari.

20. Bunga Aster atau Garbera Jamesonii

Tanaman Aster ini berbunga sangat cantik dan cerah, sangat baik dalam menyerap trichloroethylene di udara, yang dapat dihasilkan dari cucian Anda. Garber Daisy juga sangat baik dalam menyerap Benzena di udara yang dihasilkan oleh tinta. Simpan di dekat mesin cuci atau bahkan di kamar tidur Anda untuk mencerahkan hari-hari Anda di rumah.

21. Azalea atau Rhododendron Simsii

Tanaman hias bunga ini sangat baik dalam melawan zat formalin di udara yang dihasilkan dari kayu furniture rumah Anda. Sangat cantik sebagai objek bonsai, bunganya yang lebat menjadi suguhan keindahan yang mahal. Simpan di tempat yang terkena cahaya untuk tumbuh yang optimal.

22. Andong atau Massangeana Cane

Berasal dari Afrika, memiliki tampilan liar yang membuatnya ideal untuk dekorasi rumah/kantor sebagai tanaman indoor, dan juga menetralisir zat formaldehid dari udara. Tanaman yang dikenal dengan nama Andong ini sudah akrab sekali dengan masyarakat Indonesia, dan banyak digunakan sebagai tanaman pagar.

23. Karet Hias

Di antara jenis tanaman hias di atas yang sangat ampuh untuk menangani formalin serta mentoleril temperatur lebih dingin serta pencahayaan rendah yaitu tanaman karet hias. Perawatannya cuma dengan menyiramnya saja. jenis tanaman hias ini pantas ada di rumah anda.

24. Bambu Hias

Tanaman ini ampuh untuk mengeliminasi formalin, benzena, trichloroethylene, dan karbon monoksida dalam ruangan Anda. Rutin siram bambu Anda dan letakkan di tempat-tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

25. Chinese evergreen (sri rejeki)

Tanaman berdaun lebar dan bergelombang ini sangat efektif untuk menyaring polusi dalam ruangan, seperti formalin, benzena, dan trichloroethylene. Saat mekar, sri rejeki akan berbuah beri merah yang juga bisa menangkal zat polutan jahat.

Semakin lama Anda memelihara sri rejeki, akan semakin baik kerja tanaman ini untuk menumpas polusi. Jadi, rawatlah sri rejeki Anda dengan telaten untuk mendapatkan manfaat optimalnya.

Kata Penutup

Tanaman hias memang biasanya ada di taman rumah, namun tak ada salahnya jika ditaruh dalam ruangan. Selain mempercantik, tanaman yang tepat juga bisa digunakan untuk terapi dan kesehatan. Hal-hal yang perlu diperhatikan hanyalah media tanam, peletakan, perawatan, pencahayaan, dan lainnya.

Leave a Reply